KITA HEBAT NAMUN ADA YANG LEBIH HEBAT

Posted: January 7, 2011 in Uncategorized

Banyak orang tertawa tanpa menyadari SANG MAUT sedang mengintainya.

Banyak orang cepat datang ke saff shalat kerana mereka ini amat merindukan kekasih dunia akhiratnya, Namun sayang sekali , ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi.

Saidina Abu Bakar As Siddiq Rahimahullah Ta’ala. Selalu gementar saat dipuji orang. “Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka”.

ADA ORANG BEKERJA KERAS DENGAN MENGORBANKAN BEGITU BANYAK HARTA DAN DANA, LALU IA LUPAKAN SEMUA ITU DAN TAK PERNAH MENGENANGNYA LAGI. ADA ORANG BERAMAL BESAR DAN SELALU MENGINGAT-INGATNYA, BAHKAN SEBAGIANNYA MENYEBUT-NYEBUTNYA KEPADA KHALAYAK. ADA ORANG BERAMAL SEDIKIT DAN MENGUNGKIT AMALNYA SANGAT BANYAK. DAN ADA ORANG YANG SAMA SEKALI TAK PERNAH BERAMAL, LALU MERASA BANYAK AMAL DAN MENYALAHKAN BANYAK ORANG KERANA KEKURANGAN ATAU KETIDAKSESUAIAN AMAL MEREKA DENGAN KEHENDAKNYA KERANA TIDAK MAHU KALAH ATAU TERTINGGAL DI BELAKANG PARA PEJUANG. MEREKA TELAH MENUKAR KERJA KEPADA KATA.

Dimana kita letakkan diri kita? Saat kecil, kita begitu takut gelap, suara dan segala yang asing jiwa kita akan bergetar dan takut, namun sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, kita semakin berani tampil sebagai PERWIRA tanpa rasa gentar.

Teman-teman, sudah berapa lama kita hidup dalam lumpur yang membunuh hati kita sehingga getarannya tak terasa lagi saat maksiat menggoda kita dan kita menikmatinya? sewajibnya kita malu kepada Allah dan diri kita sendiri kerana tak ada lagi dalam diri kita sifat takut dan sentiasa mangharap redha Allah terhadap diri kita yang kerdil ini.

Ikhwah yang dikasihi kerna Allah SWT, ayuh kita muhasabah diri kita apakah benar malam-malam berharga berlalu tanpa satu ra-kaatpun kita beri untuk Allah SWT. Usia berkurang banyak NAMUN kedewasaan ruhani tidak juga bertambah tinggi. dimana rasa malu kita kepada Allah? dimana Allah pd kita?

SOLUSINYA:

Kita perlu selalu ( Muraqabah ).

Sebenarnya muraqabah adalah firman Allah Tabaraka wa Ta’ala dalam surat Asy Syura ayat 18 – 19.

“ Allah yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk mendirikan shalat). Dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud”

Dan sabda Rasulullah SAW ketika beliau ditanya apa itu ihsan:

“Iaitu engkau hendaklah beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat Allah. Jika engkau tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu”. (HR. Muslim).

Erti muraqabah berdasarkan ayat Allah dan sabda Rasulullah tadi adalah menghadirkan kebesaran dan keagungan Allah di setiap waktu dan kondisi dan muraqabah Allah dalam waktu sendirian maupun waktu ramai.

Kaifiyat muraqabah adalah:”Hendaklah seorang mukmin memeriksa dirinya sebelum melakukan sesuatu pekerjaan atau di tengah-tengah proses kerja. Apakah pekerjaan ini digerakkan oleh kepentingan peribadi dan mencari sanjungan atau kemasyhuran? atau ia digerakkan oleh keridhaan Allah dan mencari pahala dari –Nya.?

APABILA PEKERJAAN TERSEBUT DIDORONG KARENA ALLAH MAKA HENDAKNYA IA TERUS MELANGKAH KE DEPAN TANPA RAGU-RAGU. TAPI SEBALIKNYA JIKA DIGERAKKAN HAWA NAFSU MAKA SEPATUTNYALAH IA BERPALING DARI PADANYA, MENINGGALKANNYA DAN MEMPERBAHARUI NIAT KEMBALI DAN BERTEKAD UNTUK MEMULAI MENGERJAKAN AMALAN YANG BARU DENGAN TAJARRUD DARI SEMUA KEPENTINGAN PRIBADI, IKHLAS DAN MENCARI KERIDHAAN ALLAH SEMATA.

Menurut saya itulah ikhlas dan tajarrud yang sebenarnya dan itulah pembebasan yang menyeluruh dari tempat-tempat nifaq dan riya’.

Imam Hasan Basri -semoga Allah merahmatinya- berkata: “Semoga Allah merahmati seseorang hamba yang serius memperhatikan niatnya. Apabila niatnya itu Lillah maka ia terus berjalan dan apabila bukan karena Allah ia berhenti tidak meneruskan amalan tersebut”.

Muraqabah Allah bagi seorang hamba itu bermacam-macam: Muraqabah Allah dalam hal-hal yang mubah maka muraqabah ini dengan jalan menjaga norma-norma dan mensyukuri nikmat.
Menurut saya-wahai akhi da’iyah- sesungguhnya jika Anda mempunyai muraqabah Allah sampai ke tingkatan ini maka dengan tidak ragu-ragu lagi Anda telah menapaki jalan takwa, Anda melangkah ke jalan ruhaniyah dan di penghujung akhir Anda tiba di tempat orang-orang yang bertakwa..

Nukilan MHS

7 Januari 2010

Advertisements
Comments
  1. ana suka peringatan ni. jazakallahu khairan jaza’

  2. salam ziarah.

    Allahu Allah, kita hebat namun ada yg lebih hebat.

    semoga kita tergolong dalam golongan yg membantu dlm usaha utk ISLAM MEMERINTAH dan dijauhkan dalam golongan yg melambatkan usaha utk ISLAM Menang

    ~Tanpa ISLAM,kita hanyalah daging yg bersalut darah yg melekat pada rangka badan ~Ustaz Aminurrasyid Yatiban

    wallahua’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s