WAKTU ADALAH NAFAS KITA YANG TAK AKAN KEMBALI

Posted: January 6, 2011 in Uncategorized

Waktu adalah nafas yang takkan akan sama sekali kembali. Bagi orang beriman, waktu takkan dibiarkan berlalu percuma begitu sahaja, bagi orang beriman takkan ada sisa waktu kecuali untuk beribadah dan mencari pahala sebanyak-banyaknya. Sebab kita akan diminta pertanggung jawab untuk setiap detik waktu yang telah dilalui didunia ketika di hari perhitungan nanti..

Janganlah kita ikut kelompok orang yang tertipu terhadap nikmatnya waktu, dan lengah terhadap persiapan bekal untuk kehidupan abadi. Modal bagi orang Muslim dalam kehidupan dunia ini adalah kesempatan waktu yang sangat singkat, denyut-denyut jantung yang terbatas, dan hari-hari yang terus berganti. Bagi orang yang memanfaatkan kesempatan dan detik-detik waktu tersebut untuk kebajikan, maka beruntunglah ia. Tapi bagi yang menyia-nyiakannya, ia telah membuang-buang kesempatan yang tidak akan terulang selamanya.

Makna Waktu Bagi Orang Mukmin

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat-menasehati supaya menetapi kebenaran” Qs. Al-Ashr: 1-3

Allah bersumpah dengan masa yaitu kesempatan yang tersedia untuk menggapai keberuntungan bagi orang-orang Mukmin dan kesempatan yang disia-siakan oleh orang2 yang lena. Dalam perjalan waktu pula terdapat pelajaran dan suri teladan bagi orang-orang yang memiliki mata hati. yaitu AlQur’an dan Sunnah Rasulullah.

“Dan, Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu. Dan, bintang2 itu ditundukkan untukmu dengan perintahNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar2 ada tanda2 kekuasaan Allah bagi kaum yang memahaminya” (Qs. An Nahl:12)

Oleh karena itu tidak ada yang lebih mahal dari pada umur yang dikaruniakan kepada manusia. Rasulullah bersabda: “Kedua kaki seorang hamba tidak akan melangkah pada hari Kiamat sehingga ia ditanya terlebih dahulu tentang empat perkara yaitu, tentang umurnya, untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya, untuk apa ia lewatkan, tentang hartanya dari aman ia dapatkan dan untuk apa ia belanjakan dan tentang ilmunya, untuk apa ia gunakan”

Rasulullah bersabda:” Pergunakan untuk mendapatkan keberuntungan lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya, yaitu masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum datang masa matimu”

Ikhwah sekalin hayatilah kata2 dibawah

Umur manusia adalah musim tanam di dunia ini tanaman itu akan dipetik di akhirat nanti. Maka tidak layak bagi seorang Muslim mengabaikan kesempatan dan membelanjakan modal hidupnya di dalam hal-hal yang tidak berguna.

Dalam hal ini Allah SWT menyebutkan dua saat di mana manusia menyesali dirinya yaitu:

1) Pada saat menanti ajal tiba, yaitu ketika ia sedang berada dalam keadaan akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat.

2) Di akherat kelak, dimana seluruh amal diberi balasan. Di sana hanya ada dua tempat yaitu ahli Syurga masuk syurga dan ahli neraka masuk neraka maka pilihlah dari sekarang dimanakah tempat yang ingin kita tujui., Whallahhua’alam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s