SEJARAH MENGAJAR KITA BAHAWA BANTUAN ALLAH AKAN DATANG KEPADA HAMBANYA YANG IKHLAS

Posted: January 3, 2011 in Uncategorized

Di masa lalu, orang-orang Mongol dapat mengalahkan kaum muslimin. Ini terjadi ketika kaum muslimin mulai berlomba-lomba mengejar dunia, ketika tujuan satu-satunya adalah memenuhi keinginan syahwat semata2.

Sebagai hukuman atas perbuatan mereka, orang-orang Mongol telah menyerang negeri-negeri Islam, merusak kehormatan, menebar kematian pada setiap rumah dan kampung yang mereka masuki. Mereka tinggalkan bangkai-bangkai di belakang mereka dan lautan darah mengalir di sela-sela kaki kuda-kuda mereka.

Mereka melempar warisan paling berharga umat Islam iaitu buku ke sungai Dijlah. Mereka melakukan berbagai tingkah yang tidak bisa dipercayai oleh seorang muslim. Namun itulah kenyataan yang terjadi. Orang-orang yang berada pada zaman itu mencatat kejadian-kejadian tersebut dalam karya-karya mereka, seperti Ibnul Atsir dalam Al Kamil-nya.

Kemudian Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa memberikan pertolongan pada umat ini…dan Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa tidak menolongnya dengan seorang Arab yang berasal dari suku Quraisy, tetapi Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa menolongnya dengan seorang keturunan Saljuk, yaitu Quthuz. Panglima ini memimpin pasukan kaum muslimin kemudian meneriakkan kembali teriakan kemenangan dan takbir-takbir kejayaan dari mulut kaum muslimin.

Namun, seratus tahun setelah kemenangan yang cemerlang itu, kembali lagi umat ini sibuk dengan dunianya. Maka Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa memberikan kesempatan kepada orang-orang salib yang tidak mengenal Allah dapat menguasai dan mengalahkan kaum muslimin. Mereka memporakporandakan negeri-negeri kaum muslimin.

Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa ingin membangkitkan kembali mereka yang kedua kalinya. Kali ini ditangan seorang Kurdi, dan sekali lagi bukan orang Arab. Seorang Kurdi yang kembali meniupkan ruh jihad dan pengorbanan dan berperang melawan orang-orang salib dengan gagah berani. Akhirnya ia berjaya mengusir orang-orang salib dari negeri-negeri kaum muslimin dan membuka Baitul Maqdis.

Hari ini, ummat ini mengalami kehinaan dari berbagai arah, yang paling berat bagi diri kita adalah penjajahan dan pendudukan orang Yahudi terhadap tempat persinggahan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam saat melakukan isra’. Mereka menginjak-injak kehormatan kita selama bertahun-tahun.

Pertanyaan yang harus dijawab sekarang adalah apakah umat ini masih mau kembali kepada agamanya, kembali kepada Rabnya agar Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa berkenan memberikan pertolongan-Nya sebagaimana pada masa-masa para pendahulu kita. Ia tidak akan menyia-nyiakan orang yang kembali kepada-Nya dan berpegang teguh dengan p agama-Nya.

Wahai umat Islam, marilah kita sama-sama kembali kepada Rabb kita dan bersungguh-sungguh menolong agama Allah agar kita dapat bergembira meraih pertolongan yang Allah janjikan di masa mendatang. Hal itu sudah dekat.

Kemarin ketika seorang wanita ‘Ammuriyah berteriak: Tolonglah kami wahai Mu’tashim. Maka Raja Mu’tashimpun mengirimkan pasukannya yang jumlah kekuatannya, bagian depan pasukan ini berada di ‘Ammuriyah dan pasukan yang paling belakang berada di Baghdad. Mu’tashim sendiri yang memimpin pasukan besar tersebut. Sebelum berangkat, dia berkata: “Saya tidak akan meneguk air atau mandi junub sebelum saya menyerang mereka dengan pasukan yang akan memporakporandakan mereka.” Kemudian beliau menyerukan jihad dan berangkat dengan disertai berkah dari Allah Subhaanahu Wa Ta’aalaa dengan jumlah pasukan 90.000 orang.

Kemudian beliau bersama pasukan masuk ke beberapa kota sampai akhirnya sampai di ‘Ammuriyah dan menguasai kota tersebut. Beliau memanggil laki-laki yang telah menyakiti wanita muslimah tersebut, kemudian beliau jadikan laki-laki tadi budak bagi wanita muslimah tersebut !

Hari ini, banyak dari para wanita dan anak-anak di Palestin yang berteriak: “Duhai Islamku”

Adakah yang menjawab panggilan ini ?

Apakah ada Mu’tashim lain yang akan memimpin pasukan untuk mengusir orang-orang Yahudi yang menodai kehormatan kaum muslimin.

Advertisements
Comments
  1. Mohd Aizat says:

    Kemenangan itu datang dengan keberkatan.

    Syukran akh.

    • mhafezsabri says:

      Jangan putus doa kita pada Allah SWT mg kita diberi kekuatan utk istiqamah meneruskan amanah yang ditinggalkan Rasulullah SAW , BarakAllah ya akhi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s